Minggu, 22 Juni 2008

Gus Dur dimata Saya

Salah satu yang membuat ingat nama Gus Dur adalah karena pemikirian-pemikirannya, yang menurut kaca mata saya secara pribadi tidak bisa diterjemahkan langsung. Bagi masyarakat umum lainnya, mungkin pemikiran-pemikiran Gus Dur yang disampaikan baik melalui media masa maupun forum-forum lainnya sangat aneh dan tidak umum. Tetapi itulah gaya dan karakteristik Gus Dur.

Terlepas dari sosok dan kepribadian Gus Dur, pola pikir Gus Dur banyak yang bermanfaat. Sebagai manusia biasa, tentu Gus Dur tidak terlepas dari kesalahan maupun kekeliruan. Salah satu yang "terus terang" kurang saya sukai dari gaya Gus Dur adalah, seenaknya sendiri dan seolah-olah selalu benar.

Apa-apa yang dilakukan Gus Dur, kadang memang sulit dicerna dan dimengerti. Dibalik itu semua Gus Dur punya alasan dan kriteria yang mesti harus digali dan dicari.

Sosok Gus Dur, sudah "menjadi" panutan bagi sebagian masyarakat. Namun juga sebagian masyarakat "tidak setuju dan sependapat". Menyikapi perbedaan itu, tentu wajar-wajar saja.

Melalui blog ini saya punya usul dan saran kepada Gus Dur khususnya dan semua masyarakat, termasuk diri saya. Gus Dur tidak usah, tidak mau dan tidak perlu untuk mencalonkan presiden. Mengapa? Selain untuk memberikan kesempatan kepada orang lain, juga sudah sepantasnya Gus Dur "kata orang jawa tinggal lihat dan bawa gepuk". Yang berikutnya adalah pemikiran-pemikiran Gus Dur, sebaiknya disampaikan dengan cara tegas dan halus. Pemikiran yang sangat berseberangan dengan kondisi dan situasi, sebaiknya jangan dilontarkan lansung, sebab bisa menimbulkan kesalahan persepsi.

0 komentar: