Sudah banyak operator telekomunikasi yang menawarkan SMS ataupun biaya percakapan murah, walaupun bila dicermati toh hasil akhirnya juga sama. Baik operator GSM maupun CDMA berlomba untuk mencari pengguna dan pemakai yang kebanyakan dengan iming-iming murah.
Pada dasarnya, semurah apapun biaya percakapan maupun SMS, bila dikonversikan kedalam rupiah tiap bulan yang harus kita bayar, hampir sama yaitu sekitar Rp 50.000,- Ini berlaku untuk jangka waktu aktif maupun biaya yang harus dibayarkan.
Salah satu "tip" bagaimana supaya kita bisa menelepon maupun SMS dengan hemat, antara lain :
- Kenali siapa dan nomor berapa, termasuk operator apa yang sering kita hubungi.
- Kenali siapa dan nomor berapa, termasuk operator apa yang sering menghubungi kita.
Setelah didapatkan, maka supaya kita dan rekan kita bisa berhemat, harus sama jenis dan operatornya. Karena biasanya tarip percakapan maupun SMS sesama operator akan lebih murah.
Salah satu ciri orang yang belum punya relasi, tentu tidak terlalu mempermasalahkan "gonta-ganti" nomor. Bila anda sudah yakin bahwa relasi dan rekan anda merupakan sesuatu yang penting, tentu harus memperhatikan kelanjutan dan kelangsungan nomor handphone anda.
Bagaimanapun pentingnya relasi sangat kecil pengaruh pada segi biaya dibandingkan dengan setiap kali harus ganti nomor dan operator, hanya untuk mencari "harga murah".
Bila anda sudah merupakan orang yang mengarah kepada kemapanan dan perlu identitas diri, saatnya memutuskan segera mencari nomor HP yang akan menjadi identitas anda selanjutnya. Syaratnya gampang, sekarang ini menurut pengetahuan anda nomor HP dan operator apa yang paling banyak penggunanya dan yang sering anda pakai untuk komunikasi dengan mereka.
Selamat berhemat, segeralah menjadikan nomor HP anda sebagai identitas anda.
0 komentar:
Poskan Komentar