Ndak ngerti apa maknanya, keuntungan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Ataukah hanya slogan yang membanggakan tetapi tidak bermanfaat?
Selasa, 12 Mei 2009
Rabu, 29 April 2009
Suara
Makna Al Quran, 49. Al Hujuraat (2 dan 3)
2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu[1408], sedangkan kamu tidak menyadari.
[1408]. Meninggikan suara lebih dari suara Nabi atau bicara keras terhadap Nabi adalah suatu perbuatan yang menyakiti Nabi. Karena itu terlarang melakukannya dan menyebabkan hapusnya amal perbuatan.
3. Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
Wacana Pemilihan Presiden
Tidakkah ingat dan mendengar bahwa sebenarnya seseorang yang diberikan amanat yang besar, dekat dengan neraka?
Maka dari itu, dengan tulus mencoba untuk memberikan gambaran dan mengingatkan, lebih baik menjadi diri yang senantiasa menambah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pemimpin-pemimpin insya Allah, sebagiamana :
Dalam Al Quran, Surat 32. As Sajdah ayat 24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar[1195]. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.
[1195]. Yang dimaksud dengan sabar ialah sabar dalam menegakkan kebenaran.
Tanya pada diri sendiri, apakah kita mampu melakukan sebagaimana perintah Allah. Bila hati kecil kita masih ada keraguan walau sedikit, tinggalkanlah urusan dunia, dekatkanlah dan lakukanlah lebih banyak urusan akherat.
Flu Babi
Allah telah memberikan peringatan kepada umat manusia, banyak sekali dan yang terakhir adalah isu flu babi.
Semoga kita bisa lebih bijak dan lebih menggunakan akal, pikiran, perasaan dan terutama hati. Kebenaran atas perintah Allah, senantiasa dapat dilihat dengan mata kepala bagi yang mau berfikir dengan jernih dengan mata hati.
Pengalaman Buruk Asuransi Mobil SIMAS
Langsung saja, bila saya ditanya teman atau sahabat yang hendak mengasuransikan mobil atau kendaraan lainnya, langsung saya sarankan jangan SINAR MAS.
Hal ini tentu ada dasar dan pengalaman pribadi saya sendiri, ketika berhadapan dengan asuransi mobil SINAR MAS, sangat-sangat tidak menguntungkan kepada pihak yang mengalami, seperti saya.
Yah, rasanya cukup tidak perlu panjang lebar, saya menyarankan dan memberikan referensi bila anda ingin asuransi mobil / kendaraan, lebih baik dan jangan menggunakan asuransi mobil Sinar Mas.
Rabu, 01 April 2009
Mengikuti pemilihan calon legislatif 9 April 2009
Sampai saat ini... secara pribadi masih belum menentukan siapa calon legislatif yang akan saya pilih.... bahkan belum pula menentukan kriteria calon...
Mengapa demikian, pemikiran saya saat ini ... mendengar dan menyimak beberapa calon legislatif... pada saat berbicara ... ada dan kebanyakan adalah keluhan.... sekali lagi keluhan.....
Terhadap calon legislatif yang seperti ini... menurut pribadi saya... bukan cerminan orang yang bisa mewakili ....
Kembali kepada apa yang saya dengar .... bahwa bila kita tidak ikut dalam pemilu legislatif... ada kerugian dalam arti suara kita tidak ikut menentukan... mengapa? karena berapapun.... perhitungan hasil pemilu legislatif... tidak mempengaruhi jumlah calon legislatif yang akan duduk dan mewakili di legislatif tersebut.... gambaran kasarnya ... katakanlah untuk anggota DPR RI sudah di jatah 1000 orang ... maka seribu orang itulah yang akan menjadi legislatif di DPR RI. apakah mereka hanya dapat 100.000 suara atau 1.000.000 suara.. tergantung dari total jumlah hasil suara.... begini... data pemilih ada 10juta.... yang tidak memilih 5juta... maka 5juta/1000(jml calon legislatif) ... utk menjadi legislatif perlu suara 5.000.... suara.... bila 100% ikut pemilu legislatif semua... maka utk menjadi legislatif perlu suara 10jt/1000... perlu 10.000 suara....
artinya... bila kita tidak ikut memilih.... atau golput istilahnya.... tidak berpengaruh kepada perolehan suara bagi calon legislatif.... sehingga apabila kita tidak ikut pemilu legislatif... tidak ada pengaruhnya.... terhadap batasan suara perolehan bagi calon legislatif.....
Jadi... menurut saya...... sebaiknya kita ikut memilih..... berdasarkan apa yang ada dibenak dan pikiran kita...... masing-masing tentu punya kriteria sendiri-sendiri.... untuk itu pilihlah calon legislatif berdasarkan kriteria dimaksud.........
Percayalah bahwa bila pikiran kita baik, bersih dan melakukan hal-hal sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT.... maka Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita semua.... Amin
Alhamdulillah...... bukan saya yang menipu
Ucapan kalimat itu berasal dari bapak tua penarik becak di kawasan jalan demak Surabaya. Begitu menyentuh dan memberikan arti yang sangat dalam ketika mendengarnya. Awal cerita, ketika sedang menunggu dipinggir mushola dekat perempatan, terlihat bapak-bapak yang sudah tua, sedang membersihkan dan mereparasi becaknya. Disitu ada beberapa bapak-bapak sesama penarik / tukang becak. Dengan kesibukan masing-masing, saya mencoba mendekati bapak tua dan membantunya. Dari obrolan sambil membersihkan dan membetulkan beberapa bagian becak, di awal cerita sebuah jawaban dari pertanyaan yang terjawab adalah bapak tua itu hanya mengisi waktu dan kegiatan dengan menjadi penarik / tukang becak. Umurnya sudah 63 tahun, punya anak 3 dari istri pertama dan 2 anak dari istri kedua. ke-4 anaknya sudah mandiri, tinggal 1 anak yang masih sekolah di SMU. Perbincangan berlanjut, ternyata bapak tua itu pensiunan marinir angkatan laut, dan bapak tua itu punya 4 buah becak yang disewakan kepada orang lain. Satu becak yang sedang diperbaiki itu, ternyata baru didapatkan kembali setelah lebih dari 2 bulan tidak tahu dimana dan kemana si penyewa becak bapak tua itu. Setelah sekian lama, ternyata becaknya masih ada, dengan kondisi perlu perbaikan. Kalimat yang terlontar oleh bapak tua, sebagaimana judul ini, murni dari bapak tua, yang dengan hati bersyukur bahwa bapak tua itu merasa sangat berterima kasih dan memohon bimbingan dari Allah, untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kebersihan hati, jiwa dan iman. Beruntunglah mas.... katanya....alhamdulillah... bukan saya yang menipu orang lain.... Saya seperti ini karena ingin mengisi waktu dengan para tukang becak lain, kalau ada penumpang yang jauh, saya sudah tidak kuat, biar yang lain saja yang narik. Dirumah... saya tambah bingung... istri saya.. memasak di asrama (entah apa maksudnya) .. anak saya sekolah ... dari pada sendirian di rumah... saya kesini sambil nongkrong dan ngobrol dengan para tukang becak lainnya. Kalau dihitung-hitung.. pensiun saya ditambah hasil sewa becak .. sudah cukup untuk makan. Pembicaraan terputus karena terdengar adzan dhuhur dari mushola, ketika saya ajak bapak tua tadi untuk sholat berjamaah, bapak tua tadi bilang... sebentar mas.... saya pulang ... ganti baju dulu. Saat sholat dhuhur sudah selesai... ternyata bapak tua tadi sudah ada di barisan belakang. Alhamdulillah... dalam hati saya... saya dipertemukan dengan bapak tua, yang mengingatkan kita semua.... sambil saya bersalaman dengan bapak tua, saya titipkan ucapan... terima kasih... mohon tetap dijaga sholatnya.